I'M Keven Feil

Graphic Designer . Web Developer . Photographer

Sunday, December 29, 2019

Kontroversi Uighur: PBB Rilis dugaan Tentang Tiongkok
Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) merilis pernyataan terbaru soal etnis Uighur di Xinjiang China.

Melalui pernyataan pers, akhir pekan lalu, sekelompok pelapor khusus PBB menuding telah ada pengadilan tersembunyi, yang berujung pada hukuman mati terhadap seorang ahli geografi dari kelompok minoritas itu.

Ahli Geografi tersebut bernama Tashpolat Tiyip. Ditulis AFP, pelapor khusus PBB meminta  termasuk meminta agar keluarga bisa bertemu dengan beliau jika masih hidup.

Tiyip merupakan intelektual di kelompok Uighur. Tapi ia kemudian menghilang dari publik dan diduga telah menghadapi persekusi dari China.

AkasiaMedia.com, Asia- Sebelumnya, dari pantauan lembaga Amnesty International, Tiyip ditahan aparat keamanan China karena tuduhan separatisme di 2017 lalu. Amnesty menuding sejak saat itu Tiyip telah diadili dengan tertutup dan tidak adil.

Sementara itu, Kementerian Luar Negeri China membantah tudingan ini. Juru bicara Kemlu China, Geng Shuang, 

China mengatakan Tiyip didakwa atas korupsi dan penyuapan. Dikutip dari media yang sama, Geng Shuang menegaskan hak-hak Tiyip tetap dipenuhi sesuai dengan hukum yang berlaku.

Selama beberapa bulan terakhir, China terus menjadi sorotan setelah diduga menahan sekitar 1 juta etnis Uighur di sejumlah kamp konsentrasi. Bukan hanya dituduh melakukan "cuci otak" pada etnis tersebut, China juga membatasi hak-hal pribadi Uighur termasuk beribadah.

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit, sed diam nonummy nibh euismod tincidunt ut laoreet dolore magna Veniam, quis nostrud exerci tation ullamcorper suscipit lobortis nisl ut aliquip ex ea commodo consequat.

0 comments:

Post a Comment

What clients say

Start Work With Me

Contact Us

JOHN DOE
+123-456-789
Melbourne, Australia

Breaking Video

Recent Posts

Comments

Translate

Like on FB

Pages